Hubungan Spiritual dengan Depresi Pada Lansia


Spiritual yaitu suatu keyakinan pada individu yang dapat memberikan arti pentingnya hidup dan membentu seseorang untuk melihat tujuan hidupnya dengan lebih luas.

Spiritual bisa menjadi suatu sumber dukungan dan kekuatan individu agar individu dapat mencapai kesehatan dan kesejahteraan hidup yang lebih baik. Ketika seseorang mengalami stress, individu akan mencari sumber dukungan dari keyakinan agamanya. Dukungan ini memiliki peranan penting bagi individu yang sedang sakit atau memerlukan proses penyembuhan yang lama dan hasilnya tidak pasti. Dukungan yang diberikan kepada individu yang sakit bertujuan agar individu dapat menerima keadaan yang dialaminya. Ritual agama seperti berdoa, membeca kitab dan ritual agama yang lain merupakan cara untuk memenuhi kebutuhan spiritualnya.

Spiritual juga merupakan cara individu dalam mempertahankan keharmonisan dengan dunia luar agar dapat memaksimalkan kekuatan yang ada dalam dirinya untuk menghadapi stres emosional, penyakit fisik baik kronis, kritis, terminal maupun kematian.

Lanjut usia (lansia) merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia. Pada tahap ini, lansia akan mengalami perubahan-perubahan pada kondisi fisik maupun psikis. Perubahan tersebut antara lain perubahan kesehatan, perubahan fisik, kemampuan motorik, minat, kemampuan mental, lingkungan, status sosial, dan perubahan-perubahan lainnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan lansia menjadi 4 yaitu:
1.      usia pertengahan (middle age) adalah 45-59 tahun,
2.      lanjut usia (olderly) adalah 60-74 tahun,
3.      lanjut usia tua (old) adalah 75- 90 tahun
4.      dan usia sangat tua (very old) diatas 90 tahun.

Depresi adalah ketidak berdayaan yang berlebih-lebihan dan tidak mampu mengambil keputusan pada saat ingin melakukan kegiatan atau tidak mampu untuk memusatkan perhatian, mengalami keadaan yang tiba-tiba ingin menangis dan kadang mencoba untuk bunuh diri  serta selalu memikirkan tentang kekurangannya dan selalu merasa tidak percaya diri. Depresi juga bisa dikatakan suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang.

Jadi, spiritual sangat penting bagi kesehatan fisik dan psikis. Karna ketika kita lebih mendekatkan diri kepada tuhan, hati, jiwa, dan pikiran kita akan tenang. Maka dari itu kita sebagai manusia yang mempunyai keyakinan atau pegangan hidup, mari kita tingkatkan spiritualitas agar meningkatnya kesehatan fisik maupun psikis.





Daftar Pustaka

Roby, rizqi, dame. (2015). HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN DEPRESI PADA PENYANDANG CACAT PASCA KUSTA DI LIPOSOS DONOROJO BINAAN YASTIMAKIN BANGSRI JEPARA

Sri yani, Putu, N., Basit, Mohammad, W. (2016). HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE.

Ningrum, D.P, Priyo  , Suhariyanti, E.(2016). HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA DI DESA NGARGOMULYO MAGELANG

Mayer, jhon. Graham, alexander (2016). SPIRITUALITY RELATIONSHIP WITH LEVEL OF DEPRESSION IN ELDERLY

Hawking, Stephen. (2016). SPIRITUALITY AND PERCEPTION OF ELDERLY HEALTH WITH HYPERTENSION


Komentar

  1. Alhamdulillah dapet ilmu baruπŸ’›

    BalasHapus
  2. Sangat bermanfaat untuk kita semua πŸ™

    BalasHapus
  3. waw bermanfaat sekali kakak!

    BalasHapus
  4. Terimakasih telah berbagi ilmu bermanfaat sekaliπŸ™πŸ»

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. sama sama, terimakasih sudah berkunjung di blog kami

      Hapus
  6. Menjadi inspirasi bagi orang lain

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah dpt ilmu baru, tp kurangin typo nya ya mas hehehe. Lebih rajin lg nulisnya! !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, Oh iya makasi ya ka sarannya, mungkin karna lagi puasa jd kurang konsen

      Hapus
  8. alhamdulillah, terimakasih kembali

    BalasHapus
  9. Wahhh kerenn sekali ka πŸ‘

    BalasHapus
  10. Subhanalloh
    Sangat bermanfaat

    BalasHapus

Posting Komentar